JURUSAN HUKUM TATA NEGARA RAIH JUARA 2 PADA LOMBA DEBAT SE-SUMATERA

JURUSAN HUKUM TATA NEGARA RAIH JUARA 2 PADA LOMBA DEBAT SE-SUMATERA


Peningkatan kualitas sumber daya mahasiswa menjadi sangat urgent dan perlu dilakukan dilakukan secara terencana, terarah dan berkesinambungan dalam rangka meningkatkan kemampuan dan prefesionalisme. Sasaran dari pengembangan kualitas sumber daya mahasiswa adalah untuk meningkatkan kinerja operasional mahasiswa dalam melaksanakan tugasnya sebagai agent of change and agent of control. Selain itu, kualitas sumberdaya mahasiswa yang tinggi akan bermuara pada lahirnya komitmen yang kuat dalam penyelesaian tugas-tugas rutin sesuai dengan tanggung jawab dan fungsinya masing-masing secara lebih efisien, efektif dan produktif.
Pembahasan pengembangan sumber daya mahasiswa sebenarnya dapat dilihat dari dua aspek, yaitu kuantitas dan kualitas. Pengertian kuantitas relevan dengan jumlah sumber daya mahasiswa. Kuantitas sumber daya mahasiswa tanpa disertai dengan kualitas yang baik akan menjadi beban organisasi. Sedangkan kualitas, menyangkut mutu dari sumber daya mahasiswa dengan indikator kognitif, afektif dan psikomotor. Oleh sebab itu, untuk kepentingan akselerasi tugas pokok dan fungsi organisasi apapun dan peningkatan sumberdaya mahasiswa merupakan salah satu syarat utama.

Salah satu untuk meningkatkan kualitas SDM mahasiswa adalah dengan mengadakan kegiatan kompetisi debat ilmu-ilmu syariah dan hukum antar mahasiswa tingkat regional sumatera segaligus berpartisipasi dalam kegiatan tersebut untuk mengukur sejauhmana potensi mahasiswa untuk dapat bersaing di tingkat regional. Adapun delegasi dari fakultas Syariah IAIN Batusangkar dalam ajang tersebut terdiri dari mahasiswa-mahasiswa yang mewakili ketiga jurusan pada Fakultas Syariah di antaranya Muhmmad Khalilurrahman (AS), Vivi Rahma (HES) dan Mutiara Nabilla (HTN), dalam komptesi tersebut Tim IAIN Batusangkar berhasil merebut juara II setelah yang bertemu dengan STAIN Bengkalis pada babak final.

Pages

Created By IT Fakultas Syariah